POKJAWASPAI NASIONAL

Membangun Komunikasi, Koordinasi dan Konsultasi

Jl. Pejaten Raya 01 Pejaten Barat Pasar Mingu Jakarta Selatan 12510

Pelatihan FutbolNet Mengembangkan Potensi Remaja melalui Olahraga

Jum'at, 20 April 2018 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 1375 Kali

Oleh:

Inung Siti Nur Hidayati, M.Pd.

 

A. Pendahuluan

Peningkatan kompetensi Guru dan Kepala Sekolah dapat ditempuh melalui pelatihan. Hasil dari pelatihan akan didesiminasikan kepada teman guru maupun kepada peserta didik di sekolah masing masing, terutama  sekolah/madrasah inklusi yang saat ini sedang banyak mendapat perhatian dari Pemerintah.

Pelatihan Futbolnet bagi Pengawas PAI dan Pengawas Madrasah, Kepala MI serta Guru TK/RA diselenggarakan pada tanggal 24 Februari  dan 17 September 2017 yang bertempat di Taman Kota Andang Pangrenan Purwokerto dan Gedung PPAI Kecamatan Kembaran. Sebagai Narasumber dan Instruktur  Siti Nur Hidayati, anggota Tim Korwas Pusat. 

Data terakhir pada tahun 2015 menunjukkan bahwa di Indonesia sebanyak 90% dari anak-anak dengan disabilitas tidak memiliki akses layanan pendidikan. Selain itu, banyak anak disabilitas di Indonesia tidak didaftarkan ke sekolah dan tinggal di rumah, tersembunyi dari komunitas dan masyarakat. Hal ini berakibat kepada anak disabel yang tidak mandiri dan tidak dapat menyalurkan potensi, sehingga pada akhirnya membebani keluarganya.

Anak-anak dengan disabilitas termasuk gangguan visual dan pendengaran, disabilitas intelektual dan kognitif serta disabilitas fisik banyak yang tidak bisa mengakses fasilitas kebersihan dan sanitasi, serta olah raga yang dapat diadaptasikan oleh anak-anak disabel.

Program FutbolNet merupakan kegiatan yang dikembangkan oleh FC Barcelona  Foundation yang dirancang untuk mendidik anak-anak dan remaja dalam nilai-nilai, sekaligus mempromosikan pengalaman pembangunan manusia yang diidentifikasi sebagai prioritas untuk intervensi social dan komunitas. FutbolNet bukanlah kegiatan untuk membidik prestasi, tetapi lebih berupaya pada pengembangan anak-anak dan remaja melalui olah raga, sebagai alat untuk menciptakan perubahan – perubahan sikap positif.

B. Tujuan

Tujuan utama dari program FutbolNet di Indonesia adalah untuk mempromosikan kegiatan jasmani untuk anak-anak dan remaja dengan disabilitas termasuk gangguan visual dan pendengaran, serta hambatan intelektual, kognitif, dan fisik. Untuk mencapai tujuan ini, telah dirancang beberapa permainan keterampilan motorik dan metodologi kerjasama (cooperative). Kegembiraan, aktivitas fisik, belajar, identitas, komitmen lingkungan sosial (keluarga, guru, masyarakat) dan para peserta merupakan elemen kunci dari Program FutbolNet.

Secara rinci, tujuan Pelatihan FubolNet dapat dijelaskan sebagai berikut:

  1. Meningkatkan kompetensi Pengawas dan Kepala Sekolah serta Guru untuk memberikan keterampilan hidup melalui peningkatan keterampilan pedagogis inklusif dan olah raga serta permainan  untuk anak-anak yang mampu dan disabilitas.
  2. Membuat perubahan positif dalam sikap para pembuat kebijakan, para penyedia layanan, orang tua, dan anggota masyarakat terhadap anak-anak dengan disabilitas dan hak-hak mereka.
  3. Meningkatkan pemahaman dan komitmen dengan mendukung pendidikan inklusif.
  4. Melibatkan anak laki-laki dan perempuan dalam kegiatan jasmani terorganisir, dengan menyediakan permainan yang tepat dan dengan menjamin lingkungan yang aman. terbuka, dan inklusif untuk olahraga dan belajar.
  5. Menyebarkan nilai-nilai yang terkait dengan olahraga untuk mempromosikan perubahan sikap.

 C. Nilai-Nilai Yang Dikembangkan FutbolNet

Nilai merupakan prinsip-prinsip yang memungkinkan diri untuk membimbing baik diri sendiri maupun orang lain. Nilai juga merupakan keyakinan mendasar yang membantu memilih perilaku tertentu dalam preferensi untuk orang lain.

FutbolNet di Indonesia telah ditetapkan 5 (lima) nilai untuk landasan bekerja, masing-masing terkait dengan suatu olahraga yang berbeda, yaitu:

  1. Humility (Kerendahan Hati)
  2. Effort (Upaya)
  3. Ambition (Ambisi)
  4. Respect (Menghormati)
  5. Teamwork (Kerja Tim)

 D. Struktur Dalam Sesi

  1. Pengenalan
  2. Pemanasan
  3. Bagian Utama (Tantangan Kerjasama dan Inisiasi Olahraga)
  4. Pendinginan
  5. Penutupan

 

SEKIAN - TERIMAKASIH

 

*Pengawas PAI SMA/SMK pada Kankemenag Kab. Banyumas. Penulis juga anggota Tim Korwas Pusat. Tulisan disampaikan pada Kegiatan Pelatihan Pendidikan Inklusi Adaptif  pada tanggal 2 dan 17 September 2017

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT