POKJAWASPAI NASIONAL

Membangun Komunikasi, Koordinasi dan Konsultasi

Jl. Pejaten Raya 01 Pejaten Barat Pasar Mingu Jakarta Selatan 12510

Pengawas PAI Resmikan Masjid SMP Negeri 35 Semarang

Senin, 27 Agustus 2018 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 1319 Kali

Momentum 17 Agustus yang sarat nilai sejarah tak mau berlalu begitu saja oleh Kepala SMP Negeri 35 Semarang beserta stekholder khususnya dalam rangka menyiapkan pondosi beragama bagi peserta didik, pendidik dan tenaga kependidikan agar tambah kokoh.. Pengokohan pondasi tersebut sangat membutuhkan tempat masjid untuk menggali, menyemai, dan mengembangkan potensi keagamaan. Apalagi tantangan jaman millennia sangatlah berat, kompleks dan multi area dan waktu.

Oleh karena itu, Kepala SMP Negeri 35  (Bapak Indri Sunarso, S.Pd.,M.Pd) menginginkan memulai sejarah dengan menancapkan semangat keberagamaan bagi para peserta didik 701 orang, guru dan tenaga kependidikan 44 orang melalui pemanfaatan masjid sekolah. Dimana dalam sambutannya bahwa masjid yang menempati tanah seluas 200 m2 dengan luas bangunan 8 x 10 m ini awalnya merupakan pembelian dari sebuah rumah Bapak Joko.

Peresmian masjid yang diberi nama An Nur ini dilakukan oleh Pengawas PAI Kementerian Agama Kota Semarang (HM Faojin, MAg. M.Pd) tepat pukul. 09.00 hari Jumat, 17 Agustus 2018. Dalam sambutan penuh khikmah dan bernunsa penuh sejarah perjuangan bangsa ini menekankan pada pentingnya desain sekolah dalam mempersiapkan generasi bangsa yang lebih religius. Jangan sampai sekolah terlengah dan terdahului oleh disain teknologi informasi di jaman millennia ini. Sekolah melalui kegiatan yang berpusat di masjid akan ikut memperkokoh pondasi keagamaan peserta didik lebih mapan dan kuat sehingga mereka akan mampu berkiprah dalam kehidupannya dengan baik; menjadi generasi yang unggul baik ilmu, agama dan akhlakul karimah, harapnya.

Peristiwa yang bersejarah ini bagi HM Faojin MAg. MPd merupakan energi positif bagi Pengawas PAI di Indonesia yang terus memperluas akses dan meningkatkan akses layanan pendidikan agama Islam di wilayah binaannya. Yang pada akhirnya para pemangku kebijakan dunia pendidikan akan menjalin simbiosis mutualis dan kepercayaan yang sangat tinggi terhadap Pengawas PAI guna mengawal mutu pendidikan. (HM Faojin)

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT