POKJAWASPAI NASIONAL

Membangun Komunikasi, Koordinasi dan Konsultasi

Lt. 8 Gedung Kementerian Agama RI

Pengawas PAI Kembangkan Sekolah Damai Bersama Piloting Wahid Foundation

Sabtu, 21 Desember 2019 ~ Oleh Administrator ~ Dilihat 289 Kali

Semarang - Masifnya gerakan radikalisme di kalangan pelajar SMA dan SMK menjadi keprihatinan bersama warga sekolah, masyarakat dan pemerintah serta membutuhkan solusi alternatif, agar para pelajar tidak ikut terkapar dalam radikalisme. Salah satunya adalah program Sekolah Damai.
Disampaikan oleh Koordinator Program Sekolah Damai SMA 10 Semarang (A Fadhol) bahwa sekolah tersebut merupakan satu satunya SMA di Kota Semarang. Yang mana dalam pengembangan program tersebut disuport oleh Wahid Foundation Jakarta.
Menurut Wakil dari Wahid Foundation (Mauliya) suport ini merupakan bentuk dari pendampingan yang nantinya akan dikembangkan dan diseminasikan pada sekolah-sekolah lain di Jawa Tengah.
Salah satu program yang baru saja diselenggarakan pada (17/12) adalah Seminar Pendidikan dengan tema Pesan Pesan Perdamaian di era Industri 4.0. Kegiatan yang diikuti oleh 30 perwakilan kelas dari berbagai agama tersebut dilakukan di Kampus SMA 10 Semarang.
Nara sumber yang dihadirkan yakni suster Fernanda AP dari Jogjakarta, Pengawas PAI Kota Semarang (HM Faojin) dan Basuki Setia Nugroho dari BNPT.
Suster Fetnanda menyoroti tentang berbagai persoalan dalam mengembangkan komunitas yang damai antar pelajar. Sementara HM Faojin selaku Pengawas PAI terus jalin kerjasama dengan Wahid Foundation dengan menebarkan bahwa semua agama mengajak pada perdamaian, hidup rukun, toleran dan saling menolong. Apalagi di Indonesia yang sangat beragam suku bangsa, budaya bahasa dan agama. Pesan pesan damai menjadi sangat indah untuk dijunjung tinggi oleh agama dalam berbangsa dan bernegara. Harapannya Indonesia akan menjadi negara kuat dan berbudaya damai, toleran sehingga dapat menjadi rujukan dunia, harapnya.
Selanjutnya agar para pelajar tidak mudah percaya pada berita hoaks, narasumber Basuki memberikan berbagai teknik dan cara untuk menelusuri kebenaran informasi tersebut sehingga para pelajar semakin cerdas dalam menyikapi berita.
Sebagai pemantapan program tersebut, Kepala SMA 10 Semarang (Sukirna) menugaskan kepada para siswa untuk menyebarkan pesan pesan damai di kelasnya. Harapannya ke depan program sekolah damai bisa dikembangkan dan disebarluaskan pada sekolah yang lainnya, amin. Smoga. (faojin)

  1. TULISAN TERKAIT